Kadis Ketahanan Pangan Kab. Lahat menghadiri Workshop Kebijakan Perberasan Nasional

Admin telah dibaca : 29 kali

Sebagai amanat dari Intruksi Presiden RI Nomor : 5 Tahun 2015 tentang kebijakan pengadaan gabah/beras dan penyaluran beras oleh Pemerintah, dengan ini Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras dan Peraturan Menteri Pertanian  Nomor 31/Permentan/PP.130/8/2017 tentang Kelas Mutu Beras.

Tindak lanjut hal tersebut maka dalam rangka sinkronisasi dan koordinasi guna penyempurnaan Kebijakan di bidang  Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyelenggarakan Workhsop Kebijakan Perberasan Nasional bertempat di Hotel Horison Ultima Palembang pada Hari Kamis tanggal 28 September 2017.

 

Acara dibuka oleh Gubernur Sumsel yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan & Peternakan Prov. Sumsel,  Ir. Taufik Gunawan, M.Si dimulai pada pukul  08.30 WIB s.d Selesai. Paparan dan diskusi workshop disampaikan berbagai narasumber diantaranya :

  1. Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Kemenko Bidang Perekonomian membahas Overview Kebijakan Perberasan Nasional.
  2. Dirjen Tanaman Pangan-Kementerian Pertanian membahas Kebijakan Produksi Beras Nasional
  3. Kepala Dinas Pertanian Prov. Sumsel membahas Potensi dan Produksi Beras di Prov. Sumsel
  4. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Lampung
  5. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Sumsel membahas Perkembangan Kebutuhan dan Ketersediaan Beras di Provinsi Sumsel.
  6. Kepala Dinas Perdagangan Prov. Sumsel
  7. Kepala divre Bulog Sumsel dan Babel

Berikut adalah Tabel luas tanam, panen, provitas dan produktivitas padi kabupaten Lahat tahun 2010-2016

Sedangkan luas irigasi di Kabupaten Lahat adalah :

Data Padi dan Beras di Kabupaten Lahat/tahun 2016. Produksi Padi berdasarkan ATAP 2016 adalah : 187.669 ton GKG.

Beras : 187.669 ton GKG x 62,74% :117.743,531 ton = 117.743.531 kg

Kebutuhan Beras Lahat                 = jumlah penduduk x kebutuhan beras perkapita/tahun

                                               = 397.424x 119 kg

                                               = 47.293.456 kg

Surplus                                = produksi beras – kebutuhan beras Lahat

                                               =  117.743.531 – 47.293.456

                                               = 70.450.075 kg

Jadi untuk Kabupaten Lahat mengalami Surplus.

 

Kesimpulan akhir dari  Workshop Kebijakan Perberasan Nasional ini adalah penyeragaman HET (Harga Eceran Tertinggi) di setiap wilayah Indonesia untuk komoditas beras kualitas medium maupun premium dalam upaya untuk mempertahankan daya beli masyarakat.


Leaflet Kudapan Lezat dari Pangan Lokal

Mengenal Beras Sagu Yang Menyehatkan

Resep Nugget Tahu Sayur Wortel

Badan Ketahanan Pangan Sosialisasikan Peraturan Perberasan

Ini Dia Beras Sehat BPPT, Berbahan Singkong, Aman Untuk Penderita Diabetes, Cocok untuk Diet


Tinggalkan Komentar
0 Komentar :